Followers

Thursday, April 10, 2008

Jalan Yang Mati

Entah sampai bila saya akan dihantui dan diburu dengan rasa rasa yang tidak enak ini...semakin saya cuba untuk lari dari bayangan ini semakin dia menghampiri..kadang kadang saya hairan dengan diri sendiri yang selalu gagal untuk bertindak mengikut akal fikiran yang waras.bukan saya tidak dapat berfikir tapi diri sendiri menghalang untuk bertindak seperti yang difikirkan.mungkinkah itu menjadikan saya seorang yang dungu?...entahlah..saya pun tidak tahu.

Saat ini saya buntu.Jadi tiada apa lagi yang harus di coretkan.

Titik.

6 comments:

Syam said...

kalau hati buntu banyakkan bersewalat kalau hati dungu banyak berzikir...insyallah hati akan tenang

axim said...

syam--->terima kasih atas nasihat itu...insya Allah akan saya praktikkan..

axim said...

syam--->terima kasih atas nasihat itu...insya Allah akan saya praktikkan..

Abah Mui'zz said...

Kita adalah apa yang kita fikir, dan buat. Persekitaran dan manusia lain cuma satu faktor yang mempengaruhi. Jangan sesekali biarkan ia mempengaruhi diri kita.

Ibarat kata orang yg lurus bendul - "Kalau dah jalan mati, pusing la carik jalan lain." Lurus, tapi ada pengertian disitu.

axim said...

abah mui'zz--->betul tu abah...kita adalah apa yang kita fikirkan...kalau tiada jalan yang dapat dilalui,seharusnya kita cari jalan lain..tapi..

sedang mencari jalan keluar itu tapi masih belum bertemu cahaya.

Anonymous said...

semoga apa yang anda rasa itu berakhir segera...kerana saya tahu siksanya bertemu jalan mati di saat hati masih ingin bernafas...

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails